IBX5AB2174D98748 Tenun NTT yang Tampil di Acara Paris Fashion Week | Nakatsu Kanbee

Tenun NTT yang Tampil di Acara Paris Fashion Week

Beberapa hari yang lalu tepatnya pada tanggal 3 Maret 2018, warga NTT dibuat menangis oleh desainer asal Indonesia. Tangisan ini bukanlah tangisan sedih, melainkan tangisan haru serta bangga karena produk tenunan NTT mampu mengisi pagelaran fashion show yang diadakan di acara Paris Fashion Week. Dua desainer asal Indonesia yaitu Yurita Puji dan Defrico Audy serta pemilik brand lokal LeViCo yang bernama Julie S. Laiskodat mampu membawa tenunan dari 3 kabupaten di NTT yaitu Rote, Alor, dan Sabu melenggang di Paris Fashion Week yang pada saat itu mengangkat tema Women Empowerment.

Mayoritas pekerjaan wanita di NTT yaitu penenun. Dunia fashion Eropa ini tertarik dengan kisah wanita NTT yang memiliki keahlian dalam menenun sebuah kain. Julie mengangkat penenun NTT ini sebagai salah satu penyetor bahan pakaiannya karena suami Julie yang memang berasal dari NTT.

Awal pencetusan ide bahwa kain tenun asal NTT ini dipresentasikan di Paris Fashion Week karena Julie memang sebenarnya ingin melakukan sesuatu untuk NTT. Dan akhirnya Julie membentuk kelompok pengrajin tenun di setiap desa. Dan Julie meminta apabila tidak ada pembeli yang membeli produk tenun tersebut, maka Julie menyarankan untuk menjualnya ke dirinya dan nanti akan ditaruh di butiknya yaitu di LeViCo Jakarta.

Nah, saat karya dari pengrajin tenun NTT ini dipamerkan di acara Paris Fashion Week dan dipakai oleh model Internasional, masyarakat atau pengrajin tenun tersebut merasa bangga serta terharu karena karyanya bisa go Internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *